Assalamualaikum,
Salam Sejahtera untuk kita semua
Perkenalkan
nama saya Muhamad Syahril Anwarudin dari Jurusan Administrasi Publik Kelas 2C
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang
mengontrak Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Verifikasi Blog ini dibuat
untuk memenuhi Ujian Akhir Semester Pendidikan Kewarganegaraan, dosen pengampu
: Arif Permana Putra. M.Pd
Pembuatan
Blog ini akan membahas mengenai Kehidupan Normal Baru (New Normal) di tengah pandemik
Corona Virus ini dengan fokus terhadap Desa tempat saya tinggal saat ini. Blog
ini pun di buat berdasarkan opini-opini saya dalam memberikan analisa tentang
kehidupan new normal bagi masyarakat desa pangadegan
New Normal
adalah suatu keadaan dimana terjadinya Pelonggaran PSBB (Pembatasan Sosial Berskala
Besar) untuk merasakan kembali kehidupan seperti biasanya walaupun masih
berlangsung terjadinya Pandemik Corona Virus. Istilah New Normal muncul di
Indonesia setelah Presiden Joko Widodo
menegaskan masyarakat harus bisa berkompromi, hidup berdampingan, dan
berdamai dengan Covid-19 agar tetap produktif.
Sementara
itu, menurut saya sendiri new normal adalah kembalinya suatu aktivitas manusia
yang biasanya di lakukan sebelum datangnya pandemic corona virus ini. Namun
dengan kata lain bukan berarti sepenuhnya kembali tetapi juga harus ada
perubahan mendalam karena masih berlangsungnya pandemic corona virus. Seperti selalu
menggunakan masker ketika hendak melakukan aktivitas ke luar rumah dan juga selalu
mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer.
Kehidupan
Baru (New Normal) ini dilatar belakangi dengan aktifitas ekonomi Negara
Indonesia yang harus tetap berjalan, maka dari itu fase ini harus mulai
dilakukan demi keberlangsungan aktifitas ekonomi dan fasilitas umum lainnya di Indonesia
![]() |
| Sumber : Doc Pribadi |
Di tempat saya tinggal yaitu Desa Pangadegan Kec. Pasar Kemis Kondisi New Normal pun berjalan dengan kondusif, dimana banyak orang yang melakukan aktivitas seperti biasa namun masih memperhatikan protokol kesehatan dengan memakai masker dan juga masih adanya posko covid-19 di depan-depan komplek guna menyemprotkan disinfektan kepada warga yang keluar maupun masuk komplek tersebut.
Namun banyak
juga warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan dengan tidak memakai masker
dan menganggap sepele pandemic covid-19. Saya berharap masyarakat bisa lebih
perduli akan protokol kesehatan di saat New Normal, karena jika kita tidak peduli
tidak hanya berdampak pada diri sendiri, namun juga orang sekitar.
Terimakasih Semoga
Bermanfaat, Wassalamualaikum


Komentar
Posting Komentar